" target=" blank">

 

Thursday, January 12, 2012

Petani Cabe Mulai Beralih ke Tembakau

0 comments
MERATAPMU | Blangkejeren – Petani cabe merah di Kabupaten Gayo Lues mulai mengalihkan tanamanya ke tembakau. Pasalnya, musim hujan seperti selama ini membuat tanaman cabe merah sering terkena penyakit pucuk keriting dan busuk buah.

Ali petani cabe yang kini mulai menanam tembakau, Jumat (6/1) mengatakan, menanam tembakau lebih mudah dibandingkan dengan menanam cabe merah, karena tanaman tembakau di Gayo Lues tidak perlu dipupuk ataupun disemprot secara rutin.

“Kalau menanam cabe sangat besar modalnya. Merawatnya juga sangat repot, harus dikasih pupuk cor, disemprot rutin setiap minggu, dan hasilnya belum tentu memuaskan akibat diserang hama keriting dan busuk buah,” jelasnya. Sumber : Harian Aceh

menurut Ali, saat ini harga tembakau di Kabupaten Gayo Lues mulai naik, setiap satu kilogram tembakau yang bagus dijualnya Rp60 ribu, sedangkan harga tembakau kretek mulai dari Rp30 ribu hingga Rp 40 ribu perkilonya.
Read more...

Gempa yang terjadi buat warga berhamburan Keluar Rumaah

0 comments
MERATAPMU | Meulaboh – Warga kota  Meulaboh Kabupaten Aceh Barat Propinsi Aceh, gempa yang digocang  hari Rabu (11/12/2012) ini terjadi pukul 15.22.08 wib, gempa yang terjdi sempat membuat warga Meulaboh panik serta berhamburan keluar rumah, menurut catatan data dari BMKG mencatat dengan kekuatan gempa 5,1 skala riche serta pusat gempa Simelue.

Pengamatan wartawan, akibat  gampa yang terjadi pagi tadi belum ada kerusukan serta aktifitas warga masih normal seperti biasanya.

Gempa yang terjadi sempat membuat panik warga Jalan Manekro, kecamatan Johan Pahlawan, seorang warga Oma Arianti yang di wawancari, mengaku sempat panik keluar dari rumah, gempa terjadi saat saya sedang menonton televisi tiba – tiba saja ada goncangan dan menghentikan untuk menonton televisi, akibat gempa tersebut saya sempat panik  serta keluar dari rumah bersama kedua orang tua untuk menghidari kejadiaan rentuhnya bangunan serta jika tsunami terjadi saya sudah siap untuk mencari tempat tinggi bersama keluarga. Ucapnya.

Namun, saya melihat semua warga dilokasi rumah dan tentangga sudah stanbay di halaman rumah masing- masing ada juga di jalan yang masih mengunakan kain sarung dan baju tidur, satu jam setelah gempa berlalu barulah saya serta keluarga dan warga tempat saya tinggal kembali masuk kerumah. Ucapnya.
Read more...

Sembilan Kontrak tidak Memenuhi Spesifikasi, Pengadaan Bibit Karet

0 comments
MERATAPMU | Meulaboh - Dinas Perkebunan Dan Kehutanan (Dishutbun) Propinsi Aceh, Kabupaten Aceh Barat, memutuskan Kontrak terhadap Sembilan Kontraktor Pengadaan Bibit Karet untuk tahun 2011 di Kabupaten Aceh Barat, pemutusan tersebut karena akibat para kontraktor tidak sanggup melakukan pengandaan bibit karena serta tidak sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan oleh dinas perkebunan.
Pemutusan kontrak terhadap Sembilan kontraktor yang tidak menuhi syarat tersebut,  walupun petani karet yang menerima resiko dalam jangka pendek, tetapi untuk jangka panjang nantinya tidak akan berdampak buruk terhadap para kelompok tani di berbagai Kecamatan pada saat produtivitas hasil panen yang memuasakan di masa akan datang.

Kepala Bidang Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Aceh Barat (  Danil), mengatakan kepada wartawan, Senin (9/1), sesuai dari proses awal anggaran tahun 2011 yang dana bersumber dari otsus Provinsi, kami telah membagi dua belas  paket proyek terhadap rekanan untuk pengandaan kebun karet rakyat dengan  calon lahan seluas 1.305 hektar, calon penerima berjumlah 2.483 petani sedangkan  jumlah bibit karet yang dikontrakkan pada 12 rekanan sejumlah 652.500 batang, dengan katagori bersertifikat benih unggul sebayak 312.610 batang .

Akan tetapi pada saat masa tahun anggaran habis, kami terpaksa melakukan pemutusan tersebut terhadap Sembilan Rekanan yang tidak memenuhi kualifikasi, ironinya tiga diantara Perusahaan Pengadaan bibit tersebut malah fiktif, pemutusan itu dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan tim PHO terhadap bibit karet yang disediakan rekanan.

Menurut Danil, kesembilan Rekanan tersebut sudah mengembalikan uang muka kepada Negara yang ditarik pada awal pengadaan bibit kemarin, agar tidak terjadi salah kaprah maka kami melakukan pembatalan terhadap beberapa kontraktor pengadaan bibit, walaupun ini akan berdampak buruk kepada kelompok tani, di tahun 2012 nanti setelah penegsahan anggaran baru bisa kami berikan kepada kelompok tani, melalui rekanan yang memenangkan tender nantinya” ungkapnya.
Read more...

Tuesday, January 10, 2012

Penetapan Titik Koordinat Tanah Warga, BPM Aceh Barat

0 comments
MERATAPMU | Puluhan warga dari tiga gampong Suak Pante Breuh, Pinen dan Reusak ikut serta dengan Team BPM Aceh Barat dalam penepatan titik koordinat milik warga yang memiliki sertifikat yang di keluarkan oleh BPN Aceh melalui BPN Aceh Barat tahun lalu. bersamaan dengan itu ikut juga hadir pihak PT PAL yang diduga telah merampas Hak warga
Menurut Ketua team BPN Aceh melalui BPN Aceh Barat, Penepatan titik koordinat merupakan langkah awal karena persoalan ini masih harus dibenah serta masih panjang prosesnya, kami akan melakukan pengukuran terhadap tanah warga yang telah kami keluarkan sertifikat, agar nantinya tidak akan timbul konflik anatara warga ataupun PT PAL.

Patok batas bukan wewenang kami, pematokan batas merupakan wewenang pemerintah daerah kabupaten dan kecamatan, maka kami akan mengukurnya kembali dengan keterlibatan pihak kecamatan dan kabupaten agar nantinya mereka yang akan memberikan batas atau patok tanah warga. (Pungkas ketua Team BPN Aceh)


.
Read more...

Monday, January 9, 2012

DPRK ACEH BARAT KECAM BUPATI ACEH BARAT

0 comments
MERATAPMU | Meulaboh - Sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, yang tergabung dalam fraksi bersama mengecam keras sikap bupati Aceh Barat yang tidak mau menghadiri rapat sidang paripurna ke satu tentang pembahas Rancangan Anggaran Belanja Pendapatan Daerah Kabupaten (RAPBK) Aceh Barat tahun 2012 yang diadakan oleh DPRK Aceh Barat.

Hal tersebut diungkapkan Dra. Meurah Ali ketua komisi B, Rizwan MA ketua komisi A, Ramli, SE ketua Fraksi Bersama, Drs. Nasri ketua badan Legislasi dan Abdul Kadir Sekretaris fraksi Bersama DPRK Aceh Barat. kepada wartawan digedung DPRK Aceh Barat (5/01/2011) usai acara rapat pembuakaan sidang paripurna.
Pembahasan dan penepatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan prioritas Plafond Anggaran Sementara (PPAS) 2012. Dilaksanakan berdasarkan hasil rapat badan musyawarah (BAMUS) Kabupaten Aceh Barat yang diadakan pada tanggal 2 januari 2012. Penepatan jadwal pembahasan telah kami konsultasikan dengan kepala biro hukum kantor gebenur Aceh dan DPRA beberapa waktu yang lalu. Hasil konsultasi tersebut meninta kepada DPRK Aceh Barat untuk lansung menetapkan jadwal pembahasan RAPBK tahun 2012 meskipun tidak hadirnya eksekutif. Pungkas Meurah Ali.
Kami DPRK Aceh Barat sangat kecewa terhadap sikap bupati Aceh Barat yang tidak mau menghadiri siding pripurna Pembahasan dan penepatan KUA dan PPAS 2012 dengan alasan bahwa DPRK Aceh Barat masih kisruh internal. Tidak ada kisruh internal yang ada hanyalah persolan tentang penyesuaian kembali alat kelengkapan dewan berdasarkan peraturan presiden (PP) tahun 2010. Hal tersebut sudah kami dilakukan berdasarkan mekanisme pengambilan keputusan di dewan pungkas Meurah Ali.
Berdasarkan hasil konsultasi dengan kepala bidang Evaluasi Anggaran Dinas Pengelolaan Keunagan (DPKA) Propinsi Aceh, bahwa sesuai dengan kentuan berlakun tidak ada alasan bupati tidak mau menghadiri pembahasan APBK bersama legeslatif karena APBK adalah milik rakyat yang harus dibahas bersama eksekutif dan legelatif. Pungkas Rizwan.
Menurut Ramli SE. selaku ketua fraksi bersama mengatakan, sebenarnya tidak hadirnya eksekutif pada sidang paripurna dewan adalah sengaja dilakukan dengan tujuan ingin mengeluarkan peraturan bupati (PERBUB) tentang APBK Aceh Barat 2012 karena ada kepentingan politik dibalik menjelang pilkada, kami sangat menyayangkan sikap anggota Tim Anggaran Eksekutif yang sengaja tidak memberikan pemahaman terhadap buati aceh barat sehinga bupati telah mengabil sikap salah kaprah yang melanggar perudanga-undangan berlaku serta telah merugikan rakyat dan daerah Aceh Barat.
Sementara itu Rizwan MA dan Ramli, SE Sikap eksekutif sangat arogansi kekuasa yang dipertontonkan kepada masyarakat aceh barat, jika alasan adanya kisruh internal legeslatif, sehingga eksekutif tidak mau hadir, itu adalah alasan yang dibuat-buat, karena saat ini dewan aman-aman saja tidak ada masalah, walaupun ada perdebadan  pendapat dikalangan ineternal itu hal biasa dalam sebuah lembanga politik dan pihak eksekutif tidak berhak mencampurinya.
Hal senada juga disampaikan oleh abdul jalil direktur GSF Meulaboh, masalah internal dewan tidak perlu campur tangan eksekutif, apa lagi persoalan kelengkapan dewan yang telah disempurnakan baru sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 16 tahun 2010. Gugatan dari fraksi PKS dan Fraksi Demokrat ke PTUN terkait pelengkapan dewan adalah hal keliru dan psti mereka kalah kenamapun mengugat.
Eksekutif Aceh Barat tidak mau hadir siding pembahasan RAPBD merupakan pelanggaran undang-undang sebab undangan untuk mengahadiri rapat di dewan lansung ditanda tangan oleh ketua DPRK Aceh Barat Ishak Yusuf sebagi simbul lembanga legelatif susai dengan perundang-undangan.
DRPK Aceh Barat sudah beberapa kali melakukan rapat bamus untuk menetapkan jadwal KUA dan PPAS tahun 2012, akhir kali dilakukan pada tetapi gagal dilaksanakan karena pihak tim anggaran eksekutif tidak hadir. Akan tetapi rapat  bamus tetap berlansung untuk menetapkan jadwal Pembahasan KUA dan PPAS 2011 pada tanggal 5 januari 2011, acara tersebut di hadiri oleh 21 orang anggotapati dan sejumlah anggota Muspida. Tertapi Bupati Aceh Barat tidak Nampak hadir  sama sekali.  
Read more...

Friday, January 6, 2012

Perampok Bersenpi Satroni Circle-K di Menteng

0 comments
MERATAPMU | Jakarta - Perampok bersenjata api beraksi di sebuah minimarket Circle- K, di Jl Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat. Saat beraksi, pelaku sempat menodongkan pistol ke penjaga kasir dan memaksanya untuk membuka brangkas.

"Saya ditodong pistol di bagian pinggang, dia ancam saya tidak boleh teriak. Terus saya buka brangkasnya dan dia ambil uang sekitar Rp 7,4 juta," kata penjaga kasir, Diah (20) saat dihubungi detikcom, Jumat (6/1/2012).

Diah bercerita, perampokan itu terjadi pada Kamis 5 Januari kemarin. Saat itu Diah hanya seorang diri dan suasana di Circle-K sedang sepi. Perampok tersebut kata Diah, datang menggunakan motor Suzuki Smash nomor polisi B 6067 CEX.

"Saat merampok, dia menggunakan helm, mukanya ditutup masker dan menggenakan jaket hitam," terang Diah.

Usai kejadian itu, Diah langsung berteriak sehingga mengundang perhatian warga.. Kasus perampokan tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Menteng. Sumber : Detiknews
Read more...

Salon ‘Nikita’ Digerebek, PSK dan Pria Hidung Belang Diciduk

0 comments
MERATAPMU | Banda Aceh  – Petugas Satpol-PP dan WH Kota Banda Aceh mengerebek Salon Nikita, Peunayong, Jumat (6/1) sekira pukul 15.45 WIB. Selain menangkap pasangan mesum, petugas juga menyita uang Rp150 ribu dan kondom bekas di lokasi.

Kepala Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Fadhil mengatakan pasangan yang ditangkap tersebut seorang pria hidung belang dan wanita pekerja seks komersia (PSK). Sebelum ditangkap, kata Fadhil, pasangan itu sudah bersetubuh layaknya suami istri.

Menurutnya, pasangan wanita berinisial Nur, 20, asal Meulaboh itu telah berulang kali ditangkap petugas dari salon berbeda di Kota Banda Aceh. Sedangkan pasangan pria yang mengunakan jasa Nur, berinisial Is, 28, warga asal Sigli.

”Di lokasi kami mengamankan uang Rp150 ribu yang digunakan sebagai alat transaksi serta kondom bekas. Petugas juga mencabut izin usaha Salon Nikita,” kata Fadhil, kemarin.

Menurutnya, salon tersebut telah lama menjadi daftar hitam petugas hingga akhirnya dilakukan penggerebekan dalam patroli rutin Satpol-PP dan WH Kota Banda Aceh.

Berdasarkan informasi dari petugas, saat penggerebekan ada tiga PSK lainnya yang sedang mangkal di Salon Nikita. Namun, begitu mengetahui adanya razia, ketiga PSK ini berhasil melarikan diri.

”Mereka itu orang-orang lama yang telah berulang kali ditangkap petugas. Mereka yang melarikan diri, sudah kita kenal semua,” kata seorang petugas yang minta namanya dirahasiakan Sumber : Harian Aceh 
Read more...
 
News PERGAULAN. COM © 2011 Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net Counter Powered by  Counter4me.com
seo keywords